Travelling

3 Keunikan Gereja Sampah di Mesir yang Harus Anda Jelajahi

Gereja Sampah di Mesir merupakan salah satu destinasi tour ziarah yang harus Anda kunjungi. Dinamakan dengan Gereja Sampah adalah karena dibangun oleh komunitas Zabbaleen.  Zabbaleen adalah sebuah kata yang berarti “orang-orang sampah” maksudnya adalah “pengumpul sampah”.dalam bahasa Arab Mesir.

Saat Anda pergi berziarah ke Israel bersama INSIGHTTOUR, janganlah lupa untuk mampir ke gereja ini karena akan mendapatkan moment tak terlupakan. Berikut ini beberapa keindahan yang akan Anda dapatkan bila berkunjung ke Gereja Sampah di Mesir!

Ada tujuh gereja yang indah

Di daerah yang dikenal sebagai “Kota Sampah,” tujuh gereja gua yang indah tersaji di latar belakang bukit Mokattam. Terletak di tenggara Kairo, gereja Kristen Koptik ini diciptakan oleh Zabbaleen, sebuah komunitas pengumpul sampah yang mencari nafkah dengan mengumpulkan dan mendaur ulang 15.000 ton sampah yang diproduksi oleh 1783 juta penduduk Kairo.

Diukir dari Solid Rock di Kairo

Perlu Anda ketahui bahwa gereja yang indah ini diukir dari batuan padat yang nampak natural dan memukau. Kemewahannya dikelilingi dengan bebatuan yang menakjubkan. Selama bertahun-tahun, permukiman darurat Zabbaleen dipindahkan ke seluruh kota untuk menghindari pemerintah kota. Akhirnya, komunitas besar Zabbaleen menetap di bawah tebing tambang Mokattam atau Moquattam di ujung timur kota.

Mesir adalah negara berpenduduk mayoritas Muslim, namun Zabbaleen adalah orang Kristen Koptik, setidaknya 90 persen di antaranya adalah orang-orang Kristen Koptik. Komunitas Kristen jarang ditemukan di Mesir, jadi Zabbaleen lebih memilih tinggal di Mokattam dalam komunitas religius mereka sendiri. Walaupun banyak dari mereka mampu membeli rumah di tempat lain.

Berada di sekitar gunung

Gereja Sampah di Mesir ini berada di sekitar gunung yang membuatnya unik dan menyatu dengan alam. Bentuknya pun unik, tidak seperti bangunan gereja pada umumnya. Keberadaannya berada di gua, tentu menjadikan jamaat lebih khidmat dalam berdoa. Gereja ini dirikan pada tahun 1975. Setelah berdirinya gereja tersebut, Zabbaleen merasa lebih aman di wilayah mereka. Kemudian, mulai menggunakan bahan bangunan yang lebih permanen, seperti batu dan batu bata, untuk rumah mereka.

Mau, ziarah ke Gereja Sampah di Mesir? INSIGHT TOUR solusinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *