Kuliner

5 Fakta tentang Nugget Ayam yang Menarik untuk Diketahui

Suka makan nugget ayam? Yah, rasanya yang enak dan hanya butuh waktu sebentar untuk penyajiannya memang menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi, untuk Anda yang sibuk atau untuk anak yang malas makan. Namun, tahukah Anda sebenarnya ada banyak fakta menarik tentang chicken nugget ini yang harusnya Anda tahu? Ini dia!

  1. Awal Penemuan

Chicken nugget pertama kali ditemukan tahun 1963 oleh seorang profesor dari Univrsitas Cornell yang bernama Robert C. Baker. Dia adalah seorang ahli di dalam ilmu pangan dan berhasil menciptakan berbagai menu olahan ayam yang dibekukan. Bukan hanya nugget saja yang diciptakannya, yang lainnya seperti chicken stick juga.

  1. Berasal dari Daging Ayam Tua

Siapa sangka, rasa nugget yang enak, lembut dan juicy itu ternyata berasal dari daging ayam yang sudah tua? Bukan daging ayam yang muda dan sangat lembut? Bukan tanpa alasan kenapa daging ayam tua yang digunakan untuk membuat nugget ini, itu dikarenakan ayam tua tidak memiliki harapan untuk bertelur.

Dengan begitu, pada awal ditemukannya di tahun 1963, nugget ini dibuat untuk menyelamatkan potensi ayam tua tersebut. Ayam tua yang dagingnya kurang lezat diolah sedemikian rupa sehingga menjadi nugget yang sangat lezat. Namun, saat ini, bukan hanya yang sudah tua saja yang diolah, ada banyak ayam muda juga yang dibuat untuk nugget.

  1. Tak Sepenuhnya Menggunakan Ayam

Dalam pembuatan nugget, sebenarnya daging ayam tidak digunakan 100 persen. Daging ayam setidaknya hanya digunakan 50 persen saja dari total kandungan nugget tersebut. Sisa 50 persen lainnya adalah bahan tambahan. Setidaknya,  ada 40 jenis bahan tambahan lain yang digunakan dalam pembuatan nugget tersebut.

Bahan itu terdiri dari tepung roti, minyak, tepung terigu, paprika, remah dan lainnya. Semua bahan tambahan itu digunakan untuk menyiasati rasa daging ayam yang sudah tua dan agar lebih kenyal dan lezat ketika disantap.

  1. Menggunakan Beberapa Bagian Tubuh Ayam Lainnya

Tak hanya daging ayam saja yang digunakan dalam pembuatan chicken nugget ini. Beberapa bagian lain seperti tulang rawan, fragmen tulang, hingga jaringan usus juga dicampurkan dalam nugget tersebut.

Memang terdengar agak aneh, tapi itulah kenyataannya. Penggunaan bagian tubuh ayam lain ini memang tak bermasalah. Malah bisa menambah tekstur dari chicken nugget tersebut. Apalagi, sebenarnya masih ada banyak bahan tambahan lain yang digunakan untuk membuat nugget ini sehingga beberapa bagian yang agak kasar ini bisa disembunyikan.

  1. Citarasa Berbeda di Setiap Negara

Tahukah Anda, sebenarnya nugget ayam di setiap negara itu nyaris semua memiliki citarasa yang berbeda-beda? Itu benar adanya, kok! Bila di Indonesia Anda bisa menemukan nugget yang rasanya pedas, manis, campuran keju dan lainnya, di Inggris misalnya. Chicken nugget di negara ini memiliki kadar lemak yang lebih rendah dibandingkan di Amerika Serikat.

Begitu juga dengan beberapa negara lainnya. Hal ini biasanya dikarenakan peraturan dari negara terkait mengenai kandungan gizi dari makanan olahan yang dijual. Di Inggris, peraturannya sangat ketat. Beda dengan peraturan di Amerika yang lebih longgar.

Itulah beberapa fakta mengenai nugget ayam yang mungkin selama ini sering Anda konsumsi. Di Indonesia, ada banyak merek chicken nugget yang bisa Anda temui seperti Fiesta, So Good, So Nice dan masih banyak lagi. Harganya cukup terjangkau. Terlebih bila Anda beli di Blibli yang memiliki banyak penawaran menarik seperti diskon besar!

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.