Otomotif

Dikabarkan akan Boyong Bus Listrik, Ini Jawaban Toyota

Menteri Perindustrian ( Menperin) Airlangga Hartarto, meminta industri otomotif untuk segera menyiapkan strategi rancangan pengembangan mobil listrik di Indonesia. Hal ini seiring dnegan Perpres yang telah diteken oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi). Dalam Perpres tersebut, Airlangga menyebutkan akan mendorong pengembangan mobil listrik di tahap awal dengan memberikan kesempatan bagi pelaku industri mengimpor dalam bentuk completely built up (CBU).

Salah satu dikabarkan siap adalah Toyota, yang akan memasukan bus listrik sebagai langkah awalnya. Namun ketika mengkonfirmasikan hal ini, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto, menyatakan sampai saat ini dirinya belum mendengar adanya kabar tersebut. Namun dia memastikan bila Toyota sepenuhnya akan mendukung langkah pemerintah dalam mengembangkan kendaraan elektrik di Tanah Air.

"Saya belum tahu apa apa soal itu, tapi intinya Toyota Group berkomitmen untuk berkerja sama dengan pemerintah apapun bentuknya terkait pengembangan electrical vehicle (EV) yang cocok buat negera kita. Untuk skema pengembangannya sendiri memang perlu diskusi lagi, termasuk investasi di dalamnya, jadi memang perjalannya masih panjang," ucap Soerjo, saat dihubungi, Kamis (8/8/2019). Baca juga: Kata Menperin soal TKDN dan Kuota Impor Mobil Listrik Kemenperin memang akan memberikan kuota untuk pemain otomotif mendatangkan produk mobil listik di Indonesia. Namun dengan catatan, hak istimewa ini hanya diberikan kepada pihak industri yang sudah berkomitmen melakukan investasi kendaraan listrik di Indonesia.

Kabar Toyota akan memboyong bus listrik ke Indonesia sebelumnya diutarakan oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Harjanto. Menurut dia, sampai saat ini sudah ada beberapa produsen otomotif yang menegaskan akan memboyong kendaraan listrik ke Indonesia, termasuk Toyota. Harjanto menjelaskan Toyota akan segera mempromosikan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia menggunakan bus listrik.

Kendaraan niaga tersebut akan menjadi pilot project, sedangkan uji coba akan dilakukan di beberapa wilayah, seperti kawasan pariwisata dan kota besar. "Hal yang terpenting, charging station harus disiapkan, di samping insentif lainnya. Ini sebagai bagian upaya menjadikan kendaraan listrik populer di Indonesia," kata Harjanto dalam siaran resmi Kemenperin, Kamis (8/8/2019).

Tagged , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.