Otomotif

Harga Mobil Second Bekas Banjir Murah, Tapi Biaya Perbaikannya?

Sebagai calon pembeli, tentunya Anda menginginkan produk yang bagus dengan harga yang terjangkau, kan? Termasuk untuk mobil second, juga begitu. Namun, Anda harus hati-hati bila membeli mobil bekas. Pasalnya, Anda bisa saja dapat mobil bekas banjir. Harganya memang murah, namun banyak biaya perbaikan yang harus Anda keluarkan. Tak percaya?

Bagian Eksterior dan Interior Mobil

Biaya perbaikan pertama yang mestinya Anda keluarkan bila beli mobil bekas banjir adalah bagian eksterior dan interior mobil. Rata-rata, mobil bekas banjir memiliki bagian eksterior yang penuh dengan baret dan karat. Sementara untuk bagian interiornya, biasanya sangat kotor dan bau lumpur. Anda tentu tak akan nyaman bial membawa mobil seperti ini.

Anda bisa membawanya ke salon mobil yang memiliki layanan permbersihan mobil secara menyeluruh sehingga mobil bekan banjir yang Anda beli bisa terlihat lebih baik. Untuk harga, biasanya berbeda-beda tergantung dari salon cuci mobil yang Anda pilih.

Sistem Kelistrikan

Sistem kelistrikan bisa dibilang bagian paling penting dari sebuah mobil. Bila Anda membeli mobil bekas banjir, hal pertama yang harus Anda lihat adalah bagian electronic control unit atau disebut juga dengan ECU. Masalah di bagian ini kerap terjadi untuk mobil bekas banjir dikarenakan korsletnya bagian ini. ECU sendiri bisa dibilang otak dari sebuah mobil.

Di dalamnya, Anda bisa menemukan perkabelan, starter, aki, dinamo dan masih banyak lagi yang semuanya harus baik agar mobil bisa berjalan sebagaimana mestinya. Salah satu indikasi bahwa bagian ini bermasalah ketika Anda mengetes mobilnya adalah mobil tak bisa dinyalakan ketika distarter.

Berapa harga yang harus Anda keluarkan untuk memperbaiki bagian ECU ini? Harganya biasanya dibanderol belasan juta tergantung kerusakan yang terjadi. Ingat, bila ada satu saja bagian ECU yang tak bisa digunakan lagi, maka Anda harus menggantinya dengan yang baru. Jangan diperbaiki saja. Untuk Toyota jenis Avanza misalnya, bisa mencapai 12 juta.

Kerusakan Mesin yang Terjadi Akibat Water Hammer

Water hammer adalah hal yang paling umum terjadi bila Anda membeli mobil second bekas banjir. Water hammer sendiri adalah masuknya air ke dalam ruang pembakaran yang ada di dalam mesin. Bagian ini adalah yang paling menguras kantong saat harus diperbaiki. Kenapa? Sebab, Anda harus melakukan overhaul mesin.

Dana yang Anda habiskan adalah sekitar 30 hingga 80 juta rupiah. Kenapa bisa semahal itu? Jawabnya kerusakan yang terjadi akibat water hammer ini biasanya sangat kompleks sehingga mengharuskan mesin mobil diganti. Salah satu kerusakan paling fatal yang diakibatkan water hammer adalah bengkoknya setang piston.

Bila hal ini terjadi, akan sangat berimbas pada komponen lain di dalam mesin. Hanya saja, Anda tak hanya harus mengeluarkan uang banyak untuk mengganti bagian yang satu ini. Bagian permesinan ini biasanya harus dipesan lebih dulu bila mau diperbaiki. Yup! Jarang sekali suku cadang bagian ini ready.

Anda harus menunggu sekian lama agar mesin itu bisa digunakan lagi. Eits, bukan hanya sampai di situ saja. Anda juga harus melaporkan penggantian mesin tersebut ke pihak kepolisian. Tujuannya adalah untuk pencatatan nomor mesin baru dan tentunya makan biaya lagi.

Wah, di balik harganya yang murah, membeli mobil second  bekas banjir ternyata menguras biaya perbaikan yang lumayan, ya! Oleh sebab itu, sangat disarankan Anda berhati-hati ketika membeli mobil bekas terlebih mobil bekas banjir. Cara paling mudah mengenali mobil bekas banjir ini adalah dari endapan lumpurnya dan mesin yang susah distarter.

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.