Kesehatan

Langkah untuk Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat

Telapak tangan berkeringat kadang dialami sebagian orang. Keadaan macam itu, bisa jadi membuat kira merasa risih dan malu. Bahkan telapaktanganyangberkeringatacap kali dianggap aneh dan sesuatu yang mengkhawatirkan. Banyak yang mengkaitkannya dengan penyakit serius, semisal penyakitjantung.

Padahal menurut medis tidak seperti itu. Telapak tangan berkeringat disebut dengan hiperhidrosis palmar. Hiperhidrosis palmar, membuat telapak tangan berkeringat secara berlebihan dan tanpa terduga.

Seseorang yang memiliki hiperhiperhidrosis palmar, biasanya akan tetap berkeringat bahkan ketika suhu terasa dingin. Apalagi ketika sedang merasa stres atau gugup, keringat yang keluar pada telapak tangan bisa semakin banyak. Hiperhidrosis palmar terjadi ketika kelenjar keringat dalam tubuh terlalu aktif, jadi ini bukanlah tanda penyakit,melainkan reaksi alami dari dalam tubuh.

Selain itu, telapak tangan berkeringat ini juga dapat disebabkan oleh riwayat keluarga yang mengalami hal serupa. Hiperhidrosis atau keringat yang berlebihan, juga dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis, seperti: penyakit diabetes, menopause, penyakit tirois, kanker, serangan jantung, infeksi, serta bisa disebabkan pula oleh konsumsi alkohol dan obat obatan yang dapat menimbulkan keringat berlebihan. Meski telapak tangan yang berkeringat berlebihan ini bukan merupakan kondisi yang mengkhawatirkan, namun tetap saja dapat membuat rasa tidak nyaman.

Untuk itulah, banyak orang yang telapak tangannya sering bekeringat kerap kali memikirkan cara untuk menghilangkannya. Melansir laman WebMD, langkah langkah yang dapat dilakukan untuk menghilangkan keringat berlebih pada telapak tangan, yaitu: Cara termudah yang dapat dilakukan untuk mengatasi telapak tangan yang sering bekeringat adalah dengan menggunakan antiperspiran pada telapak tangan.

Saat digunakan, antiperspiran akan membentuk sumbatan yang bisa menghalangi keringat Antiperspiran bisa dengan mudah ditemukan di apotek atau berbagai toko obat lainnya. Iontopherosis adalah teknik pengobatan yang dapat mengatasi masalah telapak tangan yang sering berkeringat, dengan menggunakan arus listrik bertegangan kecil.

Penelitian telah menemukan bahwa iontopherosis dapat mengurangi sebanyak 81% keringat, dengan cara menebalkan lapisan kulit luar, yang akhirnya dapat menghalangi aliran keringat untuk keluar dari permukaan kulit. Cara penggunaan alat ini adalah dengan meletakkan telapak tangan selama 20 hingga 30 menit, ke dalam sebuah wadah yang diisi air dan kemudian aliran listrik akan dialirkan dari alat khusus. Ulangi perawatan ini setidaknya beberapa kali dalam seminggu.

Perawatan dengan menggunakan iontophoresis ini dapat dilakukan oleh dokter, juga bisa dilakukan di rumah dengan membeli alatnya, setelah berkonsultasi dengan dokter. Meskipun iontophoresis umumnya aman, tetapi ini tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan orang orang yang menggunakan alat pacu jantung atau telah memasukkan implan logam ke dalam tubuh. Meskipun botox seringkali digunakan untuk perawatan kecantikan, namun ternyata botox juga dapat berguna untuk mengobati keringat yang berlebihan dalam tubuh.

Botox bekerja dengan cara mencegah pelepasan bahan kimia yang akan memberi sinyal pada kelenjar yang berfungsi untuk mengeluarkan keringat. Biasanya diperlukan beberapa kali suntikan botox untuk mengobati keringat berlebihan dalam tubuh, dan hasilnya dapat bertahan selama hampir satu tahun. Ketika sudah mencoba antiperspiran dan perawatan iontophoresis atau suntikan botox, namun tidak memberikan hasil yang diharapkan, dokter biasanya akan merekomendasikan obat antikolinergik.

Obat antikolinergik dapat menghentikan aktivasi kelenjar keringat yang berlebihan. Meski demikian, obat ini biasanya memiliki efek samping seperti penglihatan yang kabur, jantung berdebar, dan terus menerus buang air kecil. Tindakan operasi biasanya disarankan untuk orang yang mengalami hiperhidrosis berat, ataupun telah melakukan berbagai perawatan tapi tak kunjung membuahkan hasil yang signifikan. Operasi yang dilakukan dengan cara membuat sayatan yang sangat kecil dan memotong saraf di telapak tangan.

Operasi ini bisa meninggalkan bekas. Selain itu, operasi ini mungkin dapat menghilangkan keringat di telapak tangan, namun efek sampingnya bisa menyebabkan munculnya keringat pada area lain, seperti wajah dan dada.

Tagged , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.