Kesehatan

Minum Obat Batuk Bisa Atasi Radang Tenggorokan?

Obat batuk sering dikonsumsi saat sedang radang tenggorokan. Mampukah atasi radang?

Obat batuk kerap menjadi pilihan saat radang tenggorokan melanda. Selain cukup murah dijual di toko obat terdekat, Anda tidak selalu membutuhkan resep dokter untuk mendapatkannya. Akan tetapi, tepatkah penggunaan obat batuk untuk mengatasi radang tenggorokan?

Secara umum, obat batuk terbagi menjadi tiga jenis sesuai dengan fungsinya, yaitu obat batuk untuk mengencerkan dahak (mengandung asetilsistein), obat batuk untuk menekan refleks batuk (mengandung kodein), dan obat batuk untuk mengurangi peradangan (non-steroid anti-inflamasi/NSAID).

Dijelaskan dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter, pada dasarnya, semua jenis obat batuk hanya berfungsi untuk meminimalkan gejala dan bukan untuk membunuh virus atau bakteri yang menginfeksi tenggorokan. Padahal, kebanyakan radang tenggorokan disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. 

“Jika radang tenggorokan Anda disebabkan oleh bakteri, mengonsumsi obat batuk harus dibarengi dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter agar bisa sembuh maksimal. Kalau tidak, gejala akan timbul kembali karena bakteri belum benar-benar mati akibat antibiotik,” ujar dr. Alvin.

Selanjutnya, dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter menambahkan, Anda harus mengonsumsi antibiotik minimal selama lima hari bila ingin benar-benar sembuh dari radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri. 

Selain dengan obat-obatan, cara lain agar cepat sembuh menurut dr. Dyan Mega adalah dengan sering berkumur dengan air garam. “Rutin berkumur dengan air garam dapat menarik cairan dari tenggorokan, sehingga kotoran maupun kuman yang ada pada tenggorokan akan tersapu,” kata dr. Dyan Mega.

Minum obat batuk saat radang tenggorokan menyerang memang diperbolehkan. Akan tetapi, tindakan itu tidak menyembuhkan penyakit Anda secara maksimal. Penyebabnya, radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri hanya ampuh diatasi dengan antibiotik. Berlebihan dalam mengonsumsi obat batuk untuk meredakan radang tenggorokan justru bisa memberikan efek samping yang tidak diinginkan.

Tagged , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.