Bisnis

Peran Broker Asuransi saat terjadi Klaim

Saat ini, makin bertambah perusahaan-perusahaan yang menggunakan broker asuransi untuk memiliki produk asuransi dalam meminimalisir risiko bisnis. Beberapa manfaat dalam membeli produk asuransi melaui broker asuransi mulai dari pelaksanaan manajemen risiko untuk menjawab kebutuhan pengelolaan risiko di perusahaan dan individu yang biasanya berbeda, kemampuan broker asuransi untuk merancang, menganalisa dan bernegosiasi dalam kepentingan klien (tertanggung) untuk rekomendasi asuransi yang dibutuhkan, hingga membantu saat klaim asuransi terjadi.

Selain mendapatkan manfaat ekstra, klien (tertanggung) juga bisa bebas berkonsultasi dengan broker asuransi mengenai ketentuan dan jaminan polis asuransi yang mungkin sulit dipahami. Melalui bantuan broker asuransi, klien (tertanggung) bisa paham atas hak-haknya secara penuh atas perusahaan asuransi tempat nama klien (tertanggung) tercantum sebagai pemegang polis asuransi.

Klaim asuransi

Kebanyakan nasabah merasa khawatir ketika ingin mengajukan klaim asuransi. Hal ini bisa mungkin terjadi karena kurangnya pemahaman dalam menyediakan kelengkapan dokumen pengajuan klaim yang harus dipersiapkan. Atau, dalam beberapa kasus klaim asuransi, terdapat penurunan nilai klaim dan penolakan klaim dengan alasan bukti yang tidak relevan. Disinilah peran broker asuransi, yang dapat membantu proses klaim dan mengadakan pertemuan dengan perusahaan asuransi.

Proses klaim asuransi

Sesuai dengan ketentuan dari OJK dalam Penanganan Klaim pasal 9: ayat (1) Perusahaan Pialang Asuransi wajib membantu pemegang polis, tertanggung, atau peserta dalam rangka memenuhi persyaratan pengajuan klaim kepada Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah.

Sedangkan lanjutan proses klaim tertulis pada pasal 10 ayat (1):

  1. memberikan pemberitahuan awal kepada Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah mengenai informasi pengajuan klaim atau manfaat dari pemegang polis, tertanggung, atau peserta paling lama 1 (satu) hari kerja setelah diterimanya informasi pengajuan klaim dari pemegang polis, tertanggung, atau peserta;
  2. memberikan tanggapan atas pemberitahuan klaim atau manfaat dari pemegang polis, tertanggung, atau peserta dengan menginformasikan dokumen pendukung yang dibutuhkan pemegang polis, tertanggung, atau peserta dalam proses pengajuan klaim atau manfaat paling lama 3 (tiga) hari kerja sejak pemberitahuan klaim atau manfaat diterima; dan
  3. menyampaikan dokumen pendukung sebagaimana dimaksud pada huruf b kepada Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah paling lama 1 (satu) hari kerja sejak seluruh dokumen pendukung diterima.

Dengan begitu, menggunakan perusahaan broker asuransi akan memberikan  banyak manfaat. Peran besar broker asuransi sangat berguna dalam meminimalisir risiko bisnis sebuah perusahaan. Pilihlah broker asuransi yang memiliki kredibilitas tinggi dalam menghadirkan paket asuransi terbaik untuk perusahaan Anda. Marsh Indonesia dapat menjadi pilihan yang tepat apabila Anda ingin memiliki asuransi terbaik untuk meminimalisir risiko. Marsh telah berpengalaman sejak tahun 1983 dan membantu banyak perusahaan dalam melakukan mitigasi risiko, memberikan paket asuransi terbaik, dan membantu proses klaim kepada kliennya dengan hasil yang memuaskan.

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.