Bisnis

Tips Menggunakan Kartu Kredit agar Tidak Overload

Kartu kredit merupakan salah satu cara yang sering digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran atau pembelian sebuah barang dan jasa. Anda yang menggunakan kartu ini harus bisa mengontrolnya dengan baik agar tidak mengalami masalah. Ini tips menggunakannya agar tidak mengalami overload.

  1. Penggunaan yang Tepat

Anda harus bisa menggunakan kartu untuk kondisi yang tepat yaitu kondisi di mana memang membutuhkan kartu kredit untuk melakukan transaksi. Penggunaan yang tepat juga bisa dilakukan jika ada tawaran promo atau diskon pembayaran. Cara ini akan membantu Anda mendapatkan banyak keuntungan saat menggunakan kartu.

  1. Teliti saat Transaksi

Tips menggunakan kartu ini yang juga perlu Anda terapkan adalah teliti saat bertransaksi. Terutama untuk transaksi belanja onlineĀ  yang akan berisiko tinggi jika menggunakan pembayaran dengan kartu kredit. Anda harus memastikan transaksi dilakukan pada toko online yang terpercaya aman dan sudah diakui kualitasnya.

  1. Jangan Tarik Tunai

Tips berikutnya dalam menggunakan kartu kredit agar tidak overload adalah jangan melakukan tarik tunai. Anda tentu sudah tahu bahwa fungsi kartu ini tidak sama dengan kartu debit. Jika Anda tetap menggunakan kartu kredit untuk tarik tunai maka akan dikenakan biaya sebesar 4% atau lebih. Besaran biaya ini sesuai dengan kebijakan masing-masing bank.

  1. Menyesuaikan Limit Kredit

Anda bisa mencegah terjadinya overload dengan menyesuaikan limit kredit dengan pendapatan. Atur limit kartu kredit yang digunakan agar Anda bisa mengontrol penggunaannya. Lebih aman jika limit tidak mencapai maksimal pendapatan Anda agar bisa lebih hemat. Hitunglah dengan tepat agar mendapatkan limit yang sesuai.

  1. Suku Bunga Rendah

Gunakanlah kartu kredit dengan suku bunga rendah, Anda bisa mengetahui jumlah bunga yang harus dibayarkan ini saat pengajuan kartu di awal. Pilihlah kartu dengan tawaran suku bunga terendah dan jangan gunakan lebih dari satu kartu. Tujuannya agar Anda bisa lebih optimal dalam mengatur penggunaan kartu.

  1. Perencanaan Belanja Bulanan

Pengeluaran yang biasanya besar dilakukan rutin setiap bulan saat berbelanja. Anda mesti melakukan kontrol dengan membuat perencanaan belanja bulanan. Langkah ini akan membuat Anda membuat daftar barang yang akan dibeli sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan stok.

Peluang untuk membeli barang yang tidak perlu hanya karena diskon bisa dihindari dengan lebih mudah. Anda bahkan bisa lebih hemat dalam mengatur keuangan. Cara ini bisa disepakati bersama pasangan demi stabilitas kondisi keuangan.

  1. Periksa Tagihan

Tips selanjutnya yang bisa dilakukan adalah memeriksa tagihan bulanan sesuai penggunaan di rumah Anda. Lihat secara rutin apa saja tagihan yang dibayar menggunakan kartu kredit. Lakukan pemeriksaan tagihan ini dengan cermat agar tidak ada tagihan yang tidak sesuai dengan penggunaan. Jika ada yang tidak sesuai segera lakukan komplain untuk mengatasinya.

  1. Siapkan Dana Darurat

Tidak semua kebutuhan harus menggunakan kartu kredit. Anda sebaiknya menyediakan dana darurat yang bisa diambil kapan saja saat dibutuhkan. Salah satu contohnya jika Anda memerlukan uang untuk pembayaran perbaikan mobil atau biaya kesehatan. Sangat disayangkan jika menggunakan kartu kredit karena tagihannya akan menjadi lebih besar.

Anda yang menggunakan kartu kredit bukan berarti bisa membeli apa saja. Tetap harus ingat bahwa kartu tersebut harus dibayar secara rutin setiap bulannya. Lebih baik lagi jika penggunaannya hanya untuk keperluan tertentu saja agar Anda bisa memanajemen pengeluaran dengan lebih baik. Jika membutuhkan informasi seputar kartu kredit bisa mengunjungi hsbc.co.id.

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.